Berikut ini merupakan contoh ceramah bertema pendidikan karya salah satu siswa
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu.
Ibu guru Bahasa Indonesia, yang saya hormati, dan Teman-teman yang saya sayangi, mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang atas berkat rahmatnya, kita dapat berkumpul dalam kesempatan ini. Tak lupa salawat serta salam, semoga tetap tercurah kepada Nabi kita, Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan kepada kita semua, selaku umatnya sampai akhir jaman.
Kita sadar, bahwa negara kita ini masih kurang dalam ilmu pengetahuan, bahkan masih banyak orang-orang yang masih kesulitan untuk sekolah. Entah karena tempat tinggal mereka yang jauh dari sekolah, Penyebaran dana BOS yang belum merata kesetiap tempat, atau mungkin ketidak pahaman mereka akan pentingnya sekolah. Oleh karena itu, sebagai generasi muda yang mendapat kesempatan bersekolah, kita harus bersyukur dan memanfaatkan semua yang telah didapat ini dengan sebaik-baiknya.
Kita harus bisa menunjukkan pada Negara, bahwa perlindungan mereka, Jerih payah mereka, tidak sia-sia. Kita bisa bangkit, kita bisa mengharumkan negeri ini, kita bisa bantu pemerintah untuk membangun negeri ini. Dan menunjukkan pada dunia, bahwa Indonesia tidak lemah, mereka punya banyak pemuda yang memiliki kecerdasan. Dengan apa? dengan pendidikan. Itu harapan kita semua bukan?
Tidak hanya dalam kata-kata, peribahasa, atau apapun itu, dalam agama manapun juga, pasti dicanangkan wajibnya dan untungnya pendidikan. Terutama dalam agama Islam yang memiliki banyak sekali hukum yang mengaitkan tentang Pendidikan. Misalnya saja, “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim” Kita sebagai umat muslim harus percaya dengan ini. Belum lagi, hadis yang mengatakan “Barang siapa yang menempuh jalan untuk menuntut Ilmu, maka Allah akan memudahkannya jalan menuju Surga.” Siapa yang tidak mau masuk surga? Kita semua ingin bukan?
Tapi masalah terbesar untuk kita disini, sepertinya bukan itu, masalah terbesarnya adalah mengapa kita masih enggan untuk belajar padahal tujuan utama kita di sekolah untuk belajar? Bosan karena tugas, itu boleh saja, semua orang pasti merasakannya, tapi bisakah, kita mendengarkan setiap penjelasan guru dengan baik tanpa harus tercampuri dengan pembicaraan kita dengan teman kita? Itu tak seberat mengerjakan setumpuk tugas bukan? Dan saya sendiri pun masih merasakan kesulitan untuk itu.
Oleh karena itu, marilah kita sama-sama melakukan dan saling mengingatkan, untuk bisa menjaga dan membangun negeri ini dengan lebih baik lagi. Seperti kata imam syafii yang mengatakan bahwa, murid yang tidak memperhatikan pengajaran gurunya, dia telah berbuat kemaksiatan, dan kemaksiatan itu adalah dosa, bila timbangan dosa kita lebih banyak dari kebaikan, maka tempat kita kelak dimana? Di Neraka.. Naudzubillahi min dzalik.
Nah dari uraian tersebut, dapat kita simpulkan, bahwa Pendidikan itu penting, tapi yang lebih penting lagi dari itu semua, adalah menjaga diri agar tujuan kita di sekolah, tetap bisa dilaksanakan. Agar dapat Surga, karena pahala menuntut Ilmu, bukan mendapat neraka karena dosa tidak memperhatikan guru.
Mudah-mudahan uraian ini dapat bermanfaat, Sekian, dan terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu.
Karya : Falyarimh
X IPA 1
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu.
Ibu guru Bahasa Indonesia, yang saya hormati, dan Teman-teman yang saya sayangi, mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang atas berkat rahmatnya, kita dapat berkumpul dalam kesempatan ini. Tak lupa salawat serta salam, semoga tetap tercurah kepada Nabi kita, Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan kepada kita semua, selaku umatnya sampai akhir jaman.
Kita sadar, bahwa negara kita ini masih kurang dalam ilmu pengetahuan, bahkan masih banyak orang-orang yang masih kesulitan untuk sekolah. Entah karena tempat tinggal mereka yang jauh dari sekolah, Penyebaran dana BOS yang belum merata kesetiap tempat, atau mungkin ketidak pahaman mereka akan pentingnya sekolah. Oleh karena itu, sebagai generasi muda yang mendapat kesempatan bersekolah, kita harus bersyukur dan memanfaatkan semua yang telah didapat ini dengan sebaik-baiknya.
Kita harus bisa menunjukkan pada Negara, bahwa perlindungan mereka, Jerih payah mereka, tidak sia-sia. Kita bisa bangkit, kita bisa mengharumkan negeri ini, kita bisa bantu pemerintah untuk membangun negeri ini. Dan menunjukkan pada dunia, bahwa Indonesia tidak lemah, mereka punya banyak pemuda yang memiliki kecerdasan. Dengan apa? dengan pendidikan. Itu harapan kita semua bukan?
Tidak hanya dalam kata-kata, peribahasa, atau apapun itu, dalam agama manapun juga, pasti dicanangkan wajibnya dan untungnya pendidikan. Terutama dalam agama Islam yang memiliki banyak sekali hukum yang mengaitkan tentang Pendidikan. Misalnya saja, “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim” Kita sebagai umat muslim harus percaya dengan ini. Belum lagi, hadis yang mengatakan “Barang siapa yang menempuh jalan untuk menuntut Ilmu, maka Allah akan memudahkannya jalan menuju Surga.” Siapa yang tidak mau masuk surga? Kita semua ingin bukan?
Tapi masalah terbesar untuk kita disini, sepertinya bukan itu, masalah terbesarnya adalah mengapa kita masih enggan untuk belajar padahal tujuan utama kita di sekolah untuk belajar? Bosan karena tugas, itu boleh saja, semua orang pasti merasakannya, tapi bisakah, kita mendengarkan setiap penjelasan guru dengan baik tanpa harus tercampuri dengan pembicaraan kita dengan teman kita? Itu tak seberat mengerjakan setumpuk tugas bukan? Dan saya sendiri pun masih merasakan kesulitan untuk itu.
Oleh karena itu, marilah kita sama-sama melakukan dan saling mengingatkan, untuk bisa menjaga dan membangun negeri ini dengan lebih baik lagi. Seperti kata imam syafii yang mengatakan bahwa, murid yang tidak memperhatikan pengajaran gurunya, dia telah berbuat kemaksiatan, dan kemaksiatan itu adalah dosa, bila timbangan dosa kita lebih banyak dari kebaikan, maka tempat kita kelak dimana? Di Neraka.. Naudzubillahi min dzalik.
Nah dari uraian tersebut, dapat kita simpulkan, bahwa Pendidikan itu penting, tapi yang lebih penting lagi dari itu semua, adalah menjaga diri agar tujuan kita di sekolah, tetap bisa dilaksanakan. Agar dapat Surga, karena pahala menuntut Ilmu, bukan mendapat neraka karena dosa tidak memperhatikan guru.
Mudah-mudahan uraian ini dapat bermanfaat, Sekian, dan terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu.
Comments
Post a Comment